ARINI DAN TAKDIR - Milda

  “ARINI DAN TAKDIR”

I. IDENTITAS BUKU
● Judul Buku​​: Arini dan Takdir 
● Pengarang​​: Rifka P.J
● Penerbit​​: Rain Books 
● Tahun Terbit​​: April 2024
● Kota Terbit​​: Depok, Jawa Barat 
● Jumlah Halaman​: 328-336 halaman
● ISBN​​​: 978-623-5266-88-6

 

II. PENDAHULUAN

Novel Arini dan Takdir merupakan karya fiksi yang mengangkat kisah kehidupan, perjuangan, dan penerimaan takdir. Cerita ini menyentuh hati pembaca melalui perjalanan tokoh utama, Arini, dalam menghadapi berbagai ujian hidup. Dengan bahasa yang sederhana dan alur yang mengalir, novel ini memberikan pesan moral yang mendalam.

 

III. ISI RESENSI
a. Ringkasan Isi Buku

Buku ini menceritakan kisah Arini yang tak pernah diperlakukan dengan baik oleh keluarganya sendiri. Selama Arini hidup, ia tak pernah berpikir akan ada sosok lelaki yang ingin bersamanya. Hingga takdir mempertemukan nya dengan Dipta, lelaki yang mencari kebahagiaan dalam hidupnya. Ia kerap menjadi tembok perlindungan untuk bunda dan adiknya. Menjadi anak pertama tak pernah selalu membanggakan di mata ayahnya. Arini dan Dipta hidup dalam sebuah untaian benang takdir. 

b. Analisis dan Ulasan

Novel Arini dan Takdir bertema perjuangan dan keikhlasan dengan alur maju serta tokoh yang kuat. Pesan moralnya menyentuh, meski ada bagian cerita yang sedikit lambat. Secara keseluruhan, novel ini menginspirasi pembaca.

c. Kutipan Penting

"Kita hanya butuh seseorang yang menghargai dan bahagia atas kehadiran kita.”

"Tidak ada yang salah dengan anak yang hidup berdampingan dengan 

        penyakit. Ia tetap berhak dicintai dan merasakan kebahagiaan."

 

IV. PENUTUP

Secara keseluruhan, novel Arini dan Takdir menyajikan kisah yang menyentuh dan penuh makna. Ceritanya menginspirasi pembaca untuk tetap kuat dan ikhlas dalam menghadapi takdir kehidupan. Novel ini layak dibaca oleh siapa pun yang menyukai kisah kehidupan dan perjuangan.

 

V. IDENTITAS PERESENSI

Nama Presensi : Milda Abdillah Daeng Nurung 

Kelas                  :  X.3

Nama Sekolah  : SMA Martia Bhakti

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bandung Menjelang Pagi - Hutama

Kutukan naskah drama - Artatri

Pulang Pergi - Khalqillah wafi