“INSIDE OUT 2: ALL IN THE MIND (KEPIKIRAN)” - Vergiania Eliza

INSIDE OUT 2: ALL IN THE MIND (KEPIKIRAN)

 

 

 

 

I. IDENTITAS BUKU:

Judul Buku : Inside Out 2: Kepikiran (All in the Mind)

Pengarang : Meredith Rusu

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit : 2024

Kota Terbit : Jakarta

Jumlah Halaman : 256 halaman

ISBN : 978-602-06-7955-6

 

 

 

II. PENDAHULUAN:

 

Novel Inside Out 2: Kepikiran (All in the Mind) merupakan novel adaptasi dari film animasi Disney Pixar Inside Out 2. Buku ini menyuguhkan kisah menarik tentang perjalanan emosi seorang remaja bernama Riley yang mulai memasuki masa pubertas. Dalam masa ini, muncul emosi-emosi baru seperti Anxiety (Kecemasan), Envy (Iri), Embarrassment (Malu), dan Ennui (Bosannya hidup), yang mengguncang keseimbangan emosi lama di dalam pikirannya.

 

Novel ini menarik karena mampu menggambarkan dengan ringan namun menyentuh, bagaimana perubahan emosi dan pikiran terjadi ketika seseorang tumbuh dewasa. Cocok dibaca oleh pembaca muda maupun orang tua yang ingin memahami dunia emosi anak remaja.

 

 

 

III. ISI RESENSI:

 

a. Ringkasan Isi Buku

 

Cerita dimulai ketika Riley yang kini berusia remaja menghadapi berbagai tantangan baru di sekolah dan kehidupan sosialnya. Emosi lama — Joy, Sadness, Anger, Fear, dan Disgust — masih mengatur pikirannya, hingga suatu hari datang emosi-emosi baru yang membuat kekacauan di markas besar pikirannya.

 

Kecemasan (Anxiety) mengambil alih kendali dengan niat “melindungi” Riley dari hal-hal buruk, namun justru membuat semuanya berantakan. Joy dan teman-temannya harus berjuang untuk mengembalikan keseimbangan dalam pikiran Riley agar ia bisa menemukan siapa dirinya yang sebenarnya.

 

Dengan perjalanan penuh warna dan makna, Riley belajar menerima semua emosinya — baik yang menyenangkan maupun menyakitkan — sebagai bagian dari pertumbuhannya menjadi diri sendiri.

 

 

 

b. Analisis dan Ulasan

 

Alur ceritanya mudah dipahami dan sarat makna emosional. Penggambaran dunia dalam pikiran Riley terasa kreatif dan penuh imajinasi. Tokoh-tokoh emosinya juga berkembang dengan cara yang lucu dan menyentuh, terutama Anxiety yang menggambarkan rasa takut gagal yang sering dialami remaja.

 

Bahasa yang digunakan sederhana dan mengalir, sehingga pembaca dapat dengan mudah mengikuti setiap perasaan dan konflik yang terjadi. Namun, karena novel ini merupakan adaptasi film, beberapa bagian terasa lebih singkat dibandingkan versi animasinya.

 

 

 

c. Kutipan Penting

 

➢ “Tidak apa-apa merasa cemas, karena itu berarti kamu peduli terhadap sesuatu yang penting bagimu.”

 

 

 

 

 

IV. PENUTUP:

 

Buku Inside Out 2: Kepikiran (All in the Mind) sangat cocok dibaca oleh semua kalangan, terutama remaja yang sedang belajar memahami perasaan diri sendiri. Pesan moral yang diangkat sangat kuat — bahwa semua emosi, baik senang maupun sedih, adalah bagian penting dari diri kita.

 

Novel ini bukan hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan tentang pentingnya menerima perubahan dan mengenal diri sendiri di masa tumbuh dewasa.

 

V. IDENTITAS PERESENSI:

Nama peresensi: Vergiani Eliza Yodya 

Kelas: X.3 (10.3)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bandung Menjelang Pagi - Hutama

I’m Carel - Salsabila

Harry Potter and the sorcerer's stone - Genta