Ketika kemenangan menjadi kenangan - Ikhsan Septian
mengisahkan tentang Ali, seorang pemimpin yang terasingkan setelah kekalahan sebelumnya, yang dipanggil kembali dari pengasingan untuk memimpin pasukan pembebas di tengah pemberontakan dan kekacauan di negerinya, Jazira
Ali, seorang pemimpin yang diasingkan setelah kekalahan telak, kemudian dipanggil kembali untuk memimpin pasukan melawan pemberontakan di negaranya, Jazira
Kelebihannya ada pada tema kepemimpinan dan pesan moral yang kuat, sedangkan kekurangannya terletak pada latar dan tokoh pendukung yang kurang tergali. Dibanding Laskar Pelangi, novel ini lebih fokus pada perjuangan batin seorang pemimpin
Kadang kemenangan bukan tentang siapa yang menang, tapi siapa yang paling banyak kehilangan
bacaan yang sarat makna tentang kepemimpinan, tanggung jawab, dan pengorbanan. Ceritanya mengajak pembaca merenungkan bahwa kemenangan tidak selalu membawa kebahagiaan, tetapi bisa menjadi kenangan yang penuh pelajaran hidup. Buku ini layak dibaca oleh siswa, mahasiswa, guru, maupun pecinta novel bertema perjuangan dan nilai moral, karena mengandung pesan mendalam tentang makna kemenangan dan keikhlasan dalam menghadapi kehidupan.
Nama peresensi: ikhsan septian
Kelas: X.3
Nama sekolah: SMAS Martia Bhakti
Komentar
Posting Komentar