Laut bercerita - Malika Putri
“Laut Bercerita ”
Laut Bercerita adalah novel karya penulis asal Indonesia, yaitu Leila Salikha Chudori. Novel ini terbit pada tahun 2017 yang bertema kekeluargaan, rasa kehilangan, percintaan, dan persahabatan yang kuat. Novel ini berlatar waktu di tahun 90-an sampai 2000. Novel ini dapat membuat para pembacanya ikut merasakan hidup di bawah kepemimpinan yang otoriter, yaitu pada masa Presiden Soeharto.
Novel ini meceritakan tentang perjuangan para aktivis mahasiswa UGM pada tahun 90-an, yang berkeinginan untuk mengubah negeri ini menjadi lebih baik. Pada saat itu, Indonesia dipimpin oleh pemimpin yang otoriter. Rakyat benar-benar harus tunduk terhadap pemerintah, dan yang paling penting adalah para aktivis dibungkam dan disiksa untuk tidak menyuarakan keingin mereka, bahkan sampai menimbulkan korban jiwa. Novel ini bertutur kisah keluarga yang kehilangan anak, kakak, kekasih, suami, dan saudara mereka pada tahun 1998. Walaupun novel ini berkisah tentang perjuangan, namun penulis tetap menyisipkan kisah romantis antara Laut dan Anjani, dan juga Asmara dan Alex. Para mahasiswa UGM yang bergabung dalam winatra dan wirasena menjadi sasaran empuk pemerintah untuk disiksa, agar mereka berhenti melakukan perbuatan yang dapat mengancam kedudukan Presiden Soeharto. Tetapi, karena para aktivis ini memiliki pemikiran yang terbuka dan kritis, mereka pantang menyerah, bahkan ketika nyawa mereka terancam sekalipun.
b. Analisis & Ulasan
Kelebihan: Bagi para mahasiswa, buku ini sangat menarik dan bermanfaat untuk dibaca. 13 orang yang hilang bukan sekedar angka, tetapi pembuktian bahwa kasus ini belum dituntaskan. Setiap kata yang tertulis di setiap halaman membuat para pembaca ikut merasakan emosi. Rasa sedih, kesal, lucu, dan romantis tercampur aduk menjadi satu.
Kekurangan: Beberapa dialog dalam novel ini terdapat sedikit bahasa Jawa tanpa ada penjelasan mengenai arti dari kosa kata bahasa Jawa tersebut, sehingga membuat pembaca kurang mengerti apa yang para tokoh sedang bicarakan.
c. Kutipan Penting
Setelah membaca buku ini para pembaca akan merasa lebih bersyukur untuk bisa hidup di
masa kini. Dengan hidup sebaik baiknya apalagi sekarang kita bebas untuk mengutarakan pendapat. Karena mereka para aktivis dan pahlawan
yang berjuang tidak dapat merasakan Indonesia saat ini. Mereka rela untuk berkorban dengan berbagai harapan. Seperti pada kutipan di buku ini
“Matilah engkau mati, Kau akan lahir berkali – kali”.
Novel Laut Bercerita mampu membuat para pembaca membuka pikirannya terhadap negeri ini, bahwa kita tidak bisa diam saja apabila para petinggi negara menguasai negeri ini tanpa memikirkan rakyatnya.
Buku ini cocok untuk dibaca oleh para mahasiswa karna Pengalaman membaca 'Laut Bercerita' tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi penting bagi generasi muda mengenai nilai-nilai kemanusiaan dan perlunya menghargai kebebasan yang dimiliki saat ini.
V. IDENTITAS PERESENSI
Nama Peresensi: Malika Putri H
Kelas: X.3
Nama Sekolah: SMA Martia Bhakti
Komentar
Posting Komentar